1. Faham Spiritual atau Ruhbaniyyah
Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, faham spiritual hanya bertumpu pada do'a saja, lebih menekankan pada aspek moral, kerohanian dan menyampingkan aspek kebendaan dalam kehidupan manusia.
2. Faham Material dan Kebendaan
Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, menekankan pada aspek kebendaan, segala ikhtiar manusia hanya terfokus pada pencapaian materi (kebendaan), sedangkan aspek moral diabaikan sehingga dalam pemenuhan kebutuhan hanya tertumpu pada aspek ekonomi semata yang pada akhirnya dalam cara perolehannya menghalalkan segala macam cara, baik dengan jalan benar maupun tidak.
3. Konsep Islam
Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, faham islam selaras dan seimbang antara kebutuhan material dan kebutuhan etika manusia, antara kebutuhan jasmani (hajat 'udhowiyyah) dan kebutuhan rohani (hajat al ghoroiz). Apabila aspek moral daipisahkan dari kebutuhan dan perkembangan ekonomi, maka akan kehilangan kontrol yang menjaga kastabilan dan keseimbangan dalam sistem sosial.
Keseimbangan merupakan salah satu prinsip islam yang sangat mendasar, yang banyak disebutkan contohnya didalam al quran, baik yang menyangkut keseimbangan alam lingkungan (Q.S. Ar-Rahman : 7-9), keseimbangan manusia didunia dan akhirat (Q.S. Al-Qoshos : 77), maupun keseimbangan dalam berinfaq (Q.S. Al-Furqon : 67), Al-Isra : 29). Keseimbangan ini apabila dilanggar oleh manusia akan menimbulkan goncangan, dan ketidakstabilan, dan berakibat kerusakan (Q.S. Ar-Ruum ; 41).
Share this on your favourite network





0 comments:
Post a Comment